AKUMANDIRI DIY Dorong UMKM Yogyakarta Go Digital
Asosiasi IUMKM Indonesia (AKUMANDIRI) DIY mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Yogyakarta memperkuat kemampuan digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.
Dorongan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan AKUMANDIRI DIY dalam pelatihan “Jogja Go Digital: TikTok Go & TikTok Shop Digital Katalog UMKM Bank MSA” yang digelar di Griya UMKM Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti 50 pelaku UMKM.
Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi Bank Madani Sejahtera Abadi (Bank MSA), Bank BPD DIY, KADIN Kota Yogyakarta, Disperindagkop Kota Yogyakarta, VOBI Multi-Channel Networking Indonesia, AKUMANDIRI DIY, dan Rotary Club Jogja Istimewa.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan TikTok, TikTok Shop, serta katalog digital sebagai sarana promosi, pemasaran, dan perluasan jangkauan konsumen.
Ketua AKUMANDIRI DIY, Y. Triagung Pujiantoro, mengatakan digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi UMKM seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin cepat
“UMKM tidak cukup hanya mampu menghasilkan produk yang baik. Pelaku usaha juga harus mampu memperkenalkan, memasarkan, dan membangun hubungan dengan konsumennya melalui kanal-kanal digital,” ujarnya, kemarin.
Menurut Triagung, tantangan UMKM saat ini bukan hanya soal ketersediaan teknologi, tetapi juga kemampuan pelaku usaha memanfaatkan teknologi secara praktis untuk mendukung kegiatan bisnis.
Karena itu, digitalisasi harus dibarengi pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. UMKM membutuhkan akses terhadap pengetahuan, teknologi, jejaring, pasar, dan pembiayaan agar proses pengembangan usaha dapat berjalan secara konsisten.
Bangun Ekosistem UMKM
AKUMANDIRI DIY menilai pelatihan “Jogja Go Digital” menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem UMKM, bukan sekadar kegiatan pengenalan teknologi.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting karena setiap pihak memiliki peran berbeda. Pemerintah dapat memberikan fasilitasi dan dukungan kebijakan, dunia usaha membuka akses jejaring dan pasar, perbankan mendukung pembiayaan, sedangkan komunitas dan organisasi pendamping memperkuat kapasitas pelaku UMKM.
Kolaborasi AKUMANDIRI DIY dengan Bank MSA juga telah dilakukan dalam sejumlah upaya pengembangan UMKM dan desa wisata di Yogyakarta, termasuk mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku usaha dan sektor pariwisata.
Dalam konteks tersebut, pelatihan “Jogja Go Digital” diarahkan untuk memperkuat keterhubungan UMKM dari sisi komunitas, kapasitas usaha, digitalisasi, pemasaran hingga akses pembiayaan.
Tidak Berhenti pada Pelatihan
AKUMANDIRI DIY berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pemanfaatan TikTok, TikTok Shop, dan katalog digital diharapkan langsung diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Kemampuan membuat konten, menampilkan produk secara menarik, membangun kanal pemasaran digital, dan menjangkau konsumen yang lebih luas dinilai dapat membantu UMKM mengurangi ketergantungan pada pasar konvensional.
Sumber: https://www.smol.id/news/7117550365/akumandiri-diy-dorong-umkm-yogyakarta-go-digital-lewat-pelatihan-jogja-go-digital
