Kenaikan Harga BBM akan Berdampak Pada Ongkos Produksi Pelaku UMKM

Ketua Umum Assosiasi Industri dan UMKM Indonesia (Akumandiri) Hermawati Setyorinny mengatakan bahwa kenaikan harga BBM akan sangat berdampak pada ongkos produksi para pelaku UMKM.

Menurutnya, kini pelaku UMKM harus memutar otak untuk mengatasi permasalahan ini, seperti mengganti bahan alternatif yang lebih murah, mengurangi barang produksi, atau menerima keuntungan yang minim karena menaikkan harga produk.

“Solusi terakhir mau tidak mau harus menaikkan harga meskipun sedikit. Tapi ini juga dilematis karena jika harga dinaikkan otomatis akan berdampak juga pada daya beli masyarakat, artinya pendapatan UMKM akan turun,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (5/9).

Hermawati juga membahas mengenai insentif pemerintah yakni Program BLT Subsidi BBM. Menurutnya meskipun ini upaya terbaik pemerintah, tetapi dibutuhkan pengawasan agar bisa tetap sasaran.

“Saya sebagai ketua umum berharap pemerintah bisa menyosialisasikan dan mendata secara tepat masyarakat mana yang harus menerima, khususnya pelaku usaha mikro, pekerja dan buruh,” ujar Hermawati.

“Tugas pemerintah paling tidak menstabilkan harga pokok dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Karena biasanya pastinya ini semua akan berdampak kepada harga kebutuhan lainnya,” pungkasnya.

Source: mediaindonesia.com